BOROKO|POJOKberita.Id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Bertempat di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Boltara, Selasa (8/9/2026), Pemkab Boltara sukses menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026.
Kegiatan penting ini mengusung tema “Sinergi Pengendalian Inflasi & Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi & Peningkatan PAD melalui Digitalisasi Transaksi Pembayaran di Boltara”
Dalam sambutannya, Bupati Boltara menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Terlebih lagi, dengan adanya potensi dampak perubahan iklim seperti El Nino, kebijakan yang dirumuskan harus bersifat taktis, aplikatif, dan berkelanjutan.
“Setiap kebijakan yang diimplementasikan harus dijaga keberlangsungannya. Kita tidak boleh berhenti di forum ini. Semua program pengendalian inflasi dan digitalisasi transaksi harus dikawal, dievaluasi, dan dipastikan manfaatnya sampai langsung ke masyarakat,” tegas Bupati di hadapan para peserta rapat.
Melalui forum HLM ini, Pemkab Boltara optimis koordinasi antarlembaga akan semakin solid. Sinergi yang kuat menjadi kunci utama agar target pengendalian inflasi tetap terkendali, pertumbuhan ekonomi daerah terdorong secara optimal, serta perluasan digitalisasi transaksi keuangan dapat segera terwujud.
Pelaksanaan HLM TPID dan TP2DD tahun ini mendapat perhatian luas dari berbagai instansi vertikal dan mitra strategis daerah.
Acara tersebut turut dihadiri oleh: Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara beserta jajaran, Manajer PEPK & LMS Kantor OJK Provinsi SulutGo, Pimpinan Cabang Perum Bulog Bolmong, Perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Boltara, Perwakilan Kepolisian Resor (Polres) Boltara, Anggota DPRD Kabupaten Boltara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Boltara, Pimpinan Perbankan, Jajaran Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemkab Boltara berharap akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran (elektronifikasi transaksi pemerintah daerah) dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memberikan pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Penulis : Amor Doank
Editor : Redaksi Pojok









