BOLTARA|POJOKberita.Id — Kapolres Bolaang Mongondow Utara ( Boltara), AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han., menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Demonstrasi Plot Pertanian Modern Advance Agricultural System (PM-AAS) sekaligus panen perdana benih padi sawah varietas IPB 9G dan Sanggaru 01 di Desa Jambusarang, Kecamatan Bolangitang Barat,.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026)
pukul 16.00 hingga 17.30 WITA ini merupakan hasil kerja sama Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara dan Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Program ini bertujuan memperkenalkan sistem pertanian modern serta mendongkrak produktivitas hasil pertanian lokal.

Panen perdana yang dilakukan pada lahan percontohan seluas 1 hektare ini sukses mencatatkan hasil yang memuaskan, yakni mencapai 10,03 ton per hektare . Capaian tersebut menjadi bukti positif efektivitas penerapan metode pertanian modern.
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, dan Ketua Pok Substansi Penyuluhan Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Tenny Simbala.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Asisten III Kabupaten Bolmong Utara Dr. Hi. Abdul Nazarudin Maloho, Kepala Dinas Kesehatan Sofian Mokoginta, Kapolsek Bolangitang Ipda Rachmat Sondeng, perwakilan BPS Bolmong Utara Moh. Rifki, Sangadi Jambusarang Ajirin Turumbi, serta unsur kelompok tani dan masyarakat setempat. Rangkaian acara diisi dengan sambutan, panen simbolis, ramah tamah, hingga penutupan.
Dalam keterangannya, AKBP Andhika Fitransyah menyatakan bahwa jajaran Polres Bolmong Utara siap mengawal dan mengamankan berbagai program pemerintah, khususnya dalam memperkuat swasembada beras.
“Polres Bolmong Utara siap membantu dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada beras. Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk Polri, para petani, dan masyarakat,” tegas Kapolres.
Menurutnya, peningkatan produksi beras wajib ditopang oleh pemanfaatan teknologi, pengelolaan lahan yang optimal, serta pendampingan intensif bagi kelompok tani. Kepolisian berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan petani.

“Kami berharap produktivitas ini terus meningkat sehingga kebutuhan beras masyarakat terpenuhi dan cita-cita swasembada pangan dapat terwujud,” tambahnya.
Mengomentari hasil panen yang mencapai 10,03 ton per hektare, Kapolres memberikan apresiasi tinggi dan menyebut capaian ini sebagai motivasi bagi para petani di Bolaang Mongondow Utara.
“Panen hari ini menjadi bukti bahwa inovasi dan kerja sama menghasilkan sesuatu yang positif. Kami berharap keberhasilan ini menjadi contoh bagi wilayah lain agar semakin banyak lahan pertanian yang mampu berproduksi secara optimal,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Demonstrasi Plot PM-AAS dan panen perdana ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Penulis : Amor Doank
Editor : Redaksi Pojok









