Arab Saudi Tolak Dukung Serangan AS ke Iran: Netralitas Kami Jelas

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberita.ID|NASIONAL – Dalam langkah yang menegaskan komitmennya menjaga stabilitas regional, Arab Saudi dengan tegas menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan wilayah udara dan teritorialnya dalam serangan militer terhadap Iran.

Penolakan ini disampaikan langsung oleh pejabat tinggi Arab Saudi kepada pemerintah Iran, sebagai jaminan bahwa Kerajaan tidak akan terlibat dalam tindakan militer apa pun yang menargetkan negara tetangganya tersebut.

Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, di mana AS mengancam serangan militer terhadap Iran, sementara Teheran memperingatkan akan membalas dengan menyerang pangkalan AS di negara-negara Timur Tengah jika Washington memulai agresi.

Arab Saudi, yang memiliki hubungan kompleks dengan Iran, menegaskan netralitasnya dalam konflik ini, mencerminkan kehati-hatian negara-negara Teluk untuk tidak terseret dalam konflik terbuka yang berpotensi menghancurkan stabilitas regional.

Selain Arab Saudi, peringatan serupa dari Iran juga ditujukan kepada Uni Emirat Arab dan Turki, yang juga memiliki kepentingan strategis di kawasan. Langkah Riyadh ini sejalan dengan upaya negara-negara Teluk lainnya untuk menjaga agar konflik tidak meluas.

Sementara itu, sebagai antisipasi eskalasi, sejumlah personel militer AS dikabarkan mulai dievakuasi dari Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, salah satu pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah. Evakuasi ini menunjukkan kekhawatiran akan potensi serangan balasan Iran dan upaya negara-negara di kawasan untuk menjaga keselamatan warganya.

Dengan penolakan Arab Saudi, AS kini menghadapi tantangan diplomatik dalam upayanya meningkatkan tekanan terhadap Iran. Sementara itu, Iran terus menegaskan haknya untuk membela diri dan memperingatkan konsekuensi serius jika diserang. Situasi di Timur Tengah tetap tegang, dengan banyak negara di kawasan mengimbau agar konflik dapat dihindari demi stabilitas regional.

Sumber: Viva

Editor :  Doank

Berita Terkait

Hilang Usai Panen Nilam, Warga Mokoditek Ditemukan Meninggl
Sinergi Pemkab dan TNI, Bupati Boltara Sambut Danrem 131/Santiago Bahas Mitigasi El Nino hingga Tinjau Koperasi
Pemkab Boltara Gelar Rakor Forkopimda 2026: Fokus Antisipasi Dampak El Nino dan Penanganan Kemarau
Panen Perdana di Boltara, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Dukung Ketahanan Pangan
Pemkab Bersama DPRD Boltara Bahas KUPA dan PPAS-P Perubahan 2026
Bupati Boltara Tegaskan Penegakan Disiplin ASN, Pimpinan OPD Diminta Bertindak Tegas
Hari Kelima Sholat Istisqa, Bupati Sirajudin Bersama Warga Doa Bersama

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:27

Hilang Usai Panen Nilam, Warga Mokoditek Ditemukan Meninggl

Kamis, 3 September 2026 - 16:49

Sinergi Pemkab dan TNI, Bupati Boltara Sambut Danrem 131/Santiago Bahas Mitigasi El Nino hingga Tinjau Koperasi

Selasa, 1 September 2026 - 13:09

Pemkab Boltara Gelar Rakor Forkopimda 2026: Fokus Antisipasi Dampak El Nino dan Penanganan Kemarau

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:25

Panen Perdana di Boltara, Kapolres Tegaskan Komitmen Polri Dukung Ketahanan Pangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:36

Berita Terbaru

Uncategorized

Hilang Usai Panen Nilam, Warga Mokoditek Ditemukan Meninggl

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:27

Uncategorized

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:36