Asa di Balik Dinding Harapan: Pemkab Boltara Pacu Pembangunan RTLH Tahun 2026

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bolaang Mongondow Utara bersama rombongan Pemerintah kecamatan dan desa setempat meninjau langsung progres di Desa Bintauna Pantai, Kecamatan Bintauna pada Selasa (14/4/2026)

Bupati Bolaang Mongondow Utara bersama rombongan Pemerintah kecamatan dan desa setempat meninjau langsung progres di Desa Bintauna Pantai, Kecamatan Bintauna pada Selasa (14/4/2026)

BOLTARA, POJOKBERITA.ID – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus membuktikan keberpihakannya kepada masyarakat kecil. Meski saat ini daerah tengah diperhadapkan pada tantangan efisiensi anggaran dan pemulihan kondisi fiskal, pembangunan sektor perumahan bagi warga kurang mampu tetap menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan tahun 2026.

Sebanyak tujuh unit Rumah Layak Huni (RLH) kini mulai dibangun secara serentak. Langkah ini diambil sebagai strategi kunci pemerintah daerah dalam mengintervensi angka kemiskinan ekstrem yang menjadi target nasional.

Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena bersama masyarakat

Kehadiran Pemerintah Bukan Sekadar Seremonial. Bupati Boltara, Sirajudin Lasena, saat meninjau langsung progres pembangunan di Desa Bintauna Pantai, Kecamatan Bintauna pada Selasa (14/4/2026), menegaskan bahwa kebijakan fiskal yang ketat tidak boleh mengorbankan kebutuhan dasar rakyat.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa kondisi fiskal kita belum sepenuhnya pulih. Namun, kemiskinan ekstrem adalah persoalan kemanusiaan yang tidak bisa ditunda penanganannya. Pembangunan RLH ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang paling membutuhkan,” tegas Sirajudin di lokasi peninjauan.

Bupati Boltara, Sirajudin Lasena, saat meninjau langsung progres pembangunan di Desa Bintauna Pantai, Kecamatan Bintauna pada Selasa (14/4/2026)

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dari APBD harus memiliki dampak langsung pada kesejahteraan.

“Saya instruksikan agar tidak ada lagi kegiatan yang bersifat seremonial tanpa output yang jelas. Kita fokuskan anggaran untuk hunian seperti ini, karena dari rumah yang layak, kesehatan keluarga akan terjaga dan produktivitas masyarakat akan meningkat,” tambahnya.

Verifikasi Ketat dan Target Ketepatan Waktu. Di sisi teknis, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Boltara, Ramin Buhang, menjelaskan bahwa tujuh unit rumah tersebut dibiayai murni melalui APBD Tahun Anggaran 2026. Ia menjamin bahwa proses penentuan penerima manfaat dilakukan melalui verifikasi lapangan yang sangat ketat.

“Kami memastikan bahwa tujuh keluarga penerima manfaat ini adalah mereka yang benar-benar masuk dalam kategori desil terbawah dalam data kemiskinan kita. Kami tidak ingin ada bantuan yang salah sasaran. Tim di lapangan terus memantau agar spesifikasi bangunan sesuai dengan standar kesehatan dan ketahanan,” ujar Ramin Buhang.

Ramin juga optimis bahwa proyek ini akan selesai sesuai jadwal yang ditetapkan. “Target kami pembangunan selesai tepat waktu agar warga bisa segera menempati rumah tersebut dengan nyaman. Kami juga menggandeng pemerintah desa untuk ikut mengawasi proses ini agar transparansi tetap terjaga,” jelasnya.

Manfaat Bagi Masyarakat dan Harapan Kedepan, langkah ini memberikan pesan penting bahwa pembangunan tidak selalu harus berskala besar secara kuantitas, namun harus berkualitas secara dampak. Manfaat dari program ini meliputi:

  • Peningkatan Derajat Kesehatan: Rumah yang memiliki ventilasi dan sanitasi yang baik menurunkan risiko penyakit lingkungan.

  • Keamanan Sosial: Memiliki hunian tetap memberikan rasa aman dan stabilitas psikologis bagi keluarga prasejahtera.

  • Stimulan Ekonomi: Dengan hunian yang layak, warga dapat lebih fokus pada aktivitas ekonomi sehari-hari tanpa harus khawatir dengan kondisi rumah yang rusak atau bocor.

Pemerintah Kabupaten Boltara berharap, program ini bisa menjadi pemicu bagi pihak swasta melalui program CSR atau pemerintah pusat untuk terus mengucurkan bantuan serupa ke wilayah Boltara, mengingat rasio kebutuhan rumah layak huni masih cukup tinggi dibanding ketersediaan anggaran daerah saat ini.

(Advetorial)

Penulis : Amor Editor : Doank

Lokasi  : Bintauna Bolaang Mongondow Utara

Berita Terkait

Relawan SJL Salurkan 1.650 Liter Air Bersih untuk Warga Komus I dan II
Wabup Bolmut MAP, Hadiri Zikir dan Tabligh Akbar Sambut HUT ke-81 RI di Bolangitang Timur
Polres Boltara Gercep, Salurkan Air Bersih untuk Warga Komus II
Pemkab Bersama DPRD Boltara Sepakati Arah Anggaran 2027
Sinergi Membangun Desa, Bupati Boltara Sambut Baik Kehadiran Srikandi Jaga Desa
Milenial Bintauna Gagas Gerakan Sehat, Ribuan Warga Padati Lapangan Inomasa
Bupati SJL Hadiri NSIF 2026, Dorong Investasi Kompetitif di Boltara
Sukses dengan Sistem Tabela, Bupati Bolmut Tinjau Panen Raya Padi IPB 15S di Desa Gihang

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:55

Relawan SJL Salurkan 1.650 Liter Air Bersih untuk Warga Komus I dan II

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:45

Wabup Bolmut MAP, Hadiri Zikir dan Tabligh Akbar Sambut HUT ke-81 RI di Bolangitang Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:02

Polres Boltara Gercep, Salurkan Air Bersih untuk Warga Komus II

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:52

Pemkab Bersama DPRD Boltara Sepakati Arah Anggaran 2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:31

Sinergi Membangun Desa, Bupati Boltara Sambut Baik Kehadiran Srikandi Jaga Desa

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Boltara Gercep, Salurkan Air Bersih untuk Warga Komus II

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:02

Uncategorized

Pemkab Bersama DPRD Boltara Sepakati Arah Anggaran 2027

Selasa, 11 Agu 2026 - 20:52