BOROKO|POJOKberita.Id – Bergerak cepat melengkapi program strategis nasional di bidang perumahan. Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) , Dr. Sirajudin Lasena, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati ini menjadi langkah awal krusial dalam memastikan ratusan unit rumah tidak layak huni di Boltara mendapatkan sentuhan perbaikan tahun ini.
Tindak Lanjut Arahan Strategi Nasional, Bupati Sirajudin menegaskan bahwa pelaksanaan BSPS 2026 merupakan tindak lanjut konkret dari Arahan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI saat pelaksanaan Musrenbang Provinsi beberapa waktu lalu.
“Program BSPS ini adalah program strategis Presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu, saya instruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa di lokasi sasaran untuk memberikan perhatian serius dan pengawalan penuh,” ujar Bupati.
Untuk tahun 2026, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berhasil mengamankan alokasi sebanyak 537 unit rumah melalui skema APBN. Bupati menekankan bahwa program ini memiliki multiplier effect yang signifikan, tidak hanya sekedar membangun fisik rumah.
“Jika program ini dikelola dengan baik dan transparan, pengaruhnya terhadap ekonomi lokal sangat besar. Tenaga kerja terserap dan perputaran ekonomi di desa meningkat melalui penyediaan bahan bangunan,” tambahnya.
Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), baik melalui rehabilitasi ringan, sedang, hingga pembangunan baru guna mempercepat pengurangan angka Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Boltara.
Bupati juga mewanti-wanti seluruh elemen terkait mengenai pentingnya sinkronisasi data. Ia berharap rakor ini dapat menyatukan persepsi agar pelaksanaan di lapangan tidak menimbulkan kegaduhan.
“Saya minta gunakan data yang akurat. Bantuan harus tepat sasaran sesuai kriteria yang ada. Kita ingin pelaksanaan program ini maksimal dan tidak menimbulkan asumsi yang simpang siur di tengah masyarakat,” tegasnya.
Rapat koordinasi ini melibatkan jajaran pejabat, di antaranya: Para Asisten Sekda Boltara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Boltara, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Boltara, Para Sangadi (Kepala Desa) se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Dengan dimulainya persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Boltara optimis angka hunian layak bagi masyarakat akan terus meningkat, sekaligus memperkuat fondasi kesejahteraan sosial di seluruh wilayah Kabupaten Boltara.
Penulis : Amor, Editor : Doank
Lokasi : Kantor Bupati Bolaang Mongondow Utara









