BOLTARA|POJOKberita.ID – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menunjukkan respons cepat dalam menanggapi keluhan warga terkait kekeringan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemkab Boltara mulai menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak, Selasa (8/7/2026).
Pada tahap awal ini, distribusi bantuan difokuskan pada 50 Kepala Keluarga (KK) di Desa Komus 2 Timur . Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi cuaca yang memicu krisis udara.
Kepala Dinas BPBD Boltara menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat adalah prioritas.
“Kami hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Hari ini, BPBD telah menurunkan armada tangki air ke Desa Komus 2 Timur. Ke depan, kami akan terus menyatukan situasi dan menambah titik distribusi sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, pendistribusian udara dilakukan langsung menggunakan armada tangki milik BPBD. Proses penyaluran juga melibatkan perangkat desa setempat guna memastikan bantuan tersalurkan secara merata, terdata dengan baik, dan tepat sasaran.
Menghadapi potensi meluasnya dampak kekeringan, Pemerintah Kabupaten Boltara mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk:
-
Gunakan air secara bijak: Prioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan pokok dan hindari pemborosan.
-
Proaktif melapor: Segera menginformasikan kepada perangkat desa setempat apabila di wilayah Anda atau lingkungan sekitar terdapat kesulitan akses air bersih.
Laporan dari masyarakat sangat membantu pemerintah dalam memetakan wilayah yang memerlukan intervensi bantuan lebih lanjut. Pemkab Boltara berkomitmen untuk terus bergerak cepat guna memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan air bersih di tengah tantangan kekeringan saat ini.
Informasi ini disebarkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses bantuan dan mengoordinasikan langkah-langkah penanggulangan kekeringan di wilayah Bolaang Mongondow Utara.
Penulis : Amor Doank
Editor : Redaksi Pojok









