LSM GERAK Sulut Desak Polres Bolmut, Tindak Tambang Ilegal Gunakan Sianida dan Air Perak di Desa Paku

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberita.ID|HUKRIM – Aktivitas tambang emas ilegal di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), kembali menuai sorotan tajam. Pasalnya, kegiatan penambangan dengan sistem tong dan tromol yang menggunakan bahan kimia berbahaya seperti Sianida (CN) dan Air perak (Merkuri) diduga kuat telah mencemari aliran sungai yang mengalir hingga ke pemukiman warga dan lahan pertanian di beberapa desa, termasuk Desa Olot Bersatu dan sekitarnya.

Ketua LSM GERAK Sulawesi Utara, Sahrul Pahata, menegaskan bahwa meski lokasi tambang berada jauh di hulu, dampak pencemaran sudah diduga suda merembet luas melalui aliran sungai yang menjadi sumber utama irigasi sawah warga. Air yang terkontaminasi bahan kimia beracun itu dikhawatirkan menimbulkan kerusakan ekosistem serta ancaman kesehatan jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami mendesak Polres Bolaang Mongondow Utara segera menertibkan seluruh aktivitas tambang tanpa izin di Desa Paku. Ini pelanggaran berat, karena bukan hanya melanggar hukum, tapi juga merusak alam dan mengancam keselamatan warga,” tegas Sahrul Pahata kepada awak media, Senin (10/11/2025).

Sahrul menjelaskan, bahan Sianida (cn) dan air perak (merkuri) termasuk zat kimia berbahaya yang diatur ketat dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Pasal 98 dan 103 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba. Penggunaan zat beracun dalam tambang tanpa izin resmi dapat dijerat pidana penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

Meurut Sahrul, dampak dari penggunaan kedua bahan kimia tersebut sangat berbahaya, Sianida dapat membunuh biota air, merusak mikroorganisme tanah, serta mencemari sumber air yang digunakan warga untuk kebutuhan harian. Paparan jangka panjang bahkan dapat menyebabkan gangguan saraf dan organ hati pada manusia.

Air perak (merkuri) bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) dan dapat menumpuk di tubuh manusia melalui rantai makanan. Jika masuk ke dalam sistem irigasi dan persawahan, merkuri dapat merusak kesuburan tanah serta mencemari hasil panen.

“Bahan-bahan ini tidak boleh digunakan sembarangan. Pemerintah dan aparat harus bertindak tegas karena kerusakan lingkungan akibat merkuri dan cianida bisa bertahan puluhan tahun,” tambah Sahrul.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini agar tidak ada pihak yang mencoba membekingi para pelaku tambang ilegal.

“Kami meminta Polres Bolmut tidak tutup mata. Ini saatnya menunjukkan ketegasan hukum untuk melindungi masyarakat dan lingkungan,” tegasnya lagi.

Sahrulpun berharap langkah cepat dilakukan aparat dengan menutup dan menertibkan seluruh aktivitas tambang ilegal di Desa Paku sebelum kerusakan semakin meluas.

Penulis : Mor

Editor  : Doank

Berita Terkait

Paripurna LKPJ 2025, Bupati Sirajudin Lasena Komitmen Lakukan Langkah Kongkret Demi Kesejahteraan Rakyat
Hadir di Komunikasi Eksekutif BPKP, Wabup Aditya Pontoh Siap Perkuat Pengawasan Internal di Boltara
Peringatan Hari Kartini 2026 di Boltara: Bertabur Prestasi Stunting hingga Digitalisasi Pajak
Wawali Rendy Mangkat Hadiri Muscab PKB se-BMR
TP-Posyandu Boltara Terima Bantuan Nutrisi di Rakorda Sulut 2026
Solusi Alsintan: Bupati SJL Dobrak Akses Kredit Petani
Targetkan 537 RTLH Tuntas, Bupati Boltara Pimpin Rakor BSPS
Perkuat Tata Kelola Data, Bupati SJL Canangkan Program Desa Cantik 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:33

Paripurna LKPJ 2025, Bupati Sirajudin Lasena Komitmen Lakukan Langkah Kongkret Demi Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 21 April 2026 - 17:16

Hadir di Komunikasi Eksekutif BPKP, Wabup Aditya Pontoh Siap Perkuat Pengawasan Internal di Boltara

Selasa, 21 April 2026 - 09:38

Peringatan Hari Kartini 2026 di Boltara: Bertabur Prestasi Stunting hingga Digitalisasi Pajak

Sabtu, 18 April 2026 - 20:59

Wawali Rendy Mangkat Hadiri Muscab PKB se-BMR

Jumat, 17 April 2026 - 17:57

TP-Posyandu Boltara Terima Bantuan Nutrisi di Rakorda Sulut 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Wawali Rendy Mangkat Hadiri Muscab PKB se-BMR

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:59