Didominasi Pasien Penyakit TBC Oleh Kelompok Buruh dan Petani

Sabtu, 25 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberita.id,NASIONAL__Salah satu penyakit yang masih banyak diidap oleh masyarakat Indoensia ialah Tuberkulosis atau sering disebut TBC.

Berdasarkan laporan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Imran Pambudi, kelompok buruh dan petani menjadi mendominasi pasien TBC.

Sebanyak 54.800 buruh dan 51.900 orang petani mengalami TBC. Keduanya menempati peringkat teratas profesi paling rentan terhadap penularan TBC.

“Jadi di peringkat pertama itu ada buruh. Model pekerjaan apa saja, pokoknya yang masuk kategori buruh. Sementara peringkat dua itu petani,” kata Imran dalam webinar menyambut hari TBC sedunia, Jumat (17/3).

Angka pemeringkatan tersebut merupakan data yang dihimpun Kemenkes per tahun 2022.

Kemudian di peringkat ketiga ada wiraswasta sebanyak 44.299 orang. Dilanjutkan dengan pegawai BUMN dan atau BUMD di peringkat keempat dengan total temuan penderita TBC sebanyak 37.235 orang.

“PNS juga ada di peringkat lima, sebanyak 4.778 orang mengalami TBC menurut temuan kami,” katanya.

Lebih lanjut Imran menyebut bahwa kasus TBC di Indonesia kebanyakan dialami oleh masyarakat di usia produktif. Utamanya, mereka yang berusia 45-54 tahun.

Sebagai informasi, TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Meski umumnya menyerang paru-paru, namun TBC juga bisa menyerang semua organ tubuh.

Orang dengan imunitas buruk sangat berisiko terkena TBC. Misalnya saja mereka yang memiliki HIV/AIDS, dibaetes, gangguan gizi, gagal ginjal, hingga perokok.

Dokter spesialis paru dalam Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Sutanto menyebut penyebab pekerja atau buruh rentan terkena TBC ialah karena paparan bakteri di tempat kerja hingga lingkungan kerja yang tidak sehat.(Doank)

Berita Terkait

Estafet Pengabdian: Momen Haru Warnai Serah Terima Jabatan Kapolres Bolmut
Pemkab Boltara Sambut Kapolres dengan Gelar Adat
Perkuat Tata Kelola, Pemkab Boltara Terapkan Aplikasi E-BLUD
Respons Cepat Pemkab Boltara: Krisis Air Bersih di Desa Komus 2 Timur Mulai Ditangani
Bupati Boltara: Pelatihan UMKM Investasi Masa Depan Daerah
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Boltara Gelar Bimtek Posyandu
Dorong Ekonomi, Pemkab Boltara Gelar FGD Kawasan Transmigrasi
Perkuat Peran BPD, Pemkab Boltara Gandeng ABPEDNAS
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:13

Estafet Pengabdian: Momen Haru Warnai Serah Terima Jabatan Kapolres Bolmut

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:49

Pemkab Boltara Sambut Kapolres dengan Gelar Adat

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:25

Perkuat Tata Kelola, Pemkab Boltara Terapkan Aplikasi E-BLUD

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:23

Respons Cepat Pemkab Boltara: Krisis Air Bersih di Desa Komus 2 Timur Mulai Ditangani

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:16

Bupati Boltara: Pelatihan UMKM Investasi Masa Depan Daerah

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemkab Boltara Sambut Kapolres dengan Gelar Adat

Jumat, 10 Jul 2026 - 10:49

Uncategorized

Perkuat Tata Kelola, Pemkab Boltara Terapkan Aplikasi E-BLUD

Kamis, 9 Jul 2026 - 18:25

Uncategorized

Bupati Boltara: Pelatihan UMKM Investasi Masa Depan Daerah

Rabu, 8 Jul 2026 - 13:16