Bupati Sirajudin: Sinergi Kunci Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOROKO|POJOKberita.Id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar Rapat Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor dalam rangka pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan yang dipusatkan di Kawasan Batu Pinagut ini dibuka secara resmi oleh Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, pada Senin (22/06/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) ini bertujuan untuk menyusun strategi intervensi yang cepat, holistik, serta terintegrasi antar instansi terkait.

Dalam arahannya, Bupati Sirajudin Lasena menegaskan bahwa perempuan dan anak adalah aset bangsa yang harus mendapatkan perlindungan penuh agar dapat tumbuh dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

“Rapat koordinasi ini adalah momentum untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen bersama. Pencegahan harus menjadi prioritas utama melalui sinergi nyata antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, pendidik, tokoh agama, hingga lingkungan keluarga,” ujar Bupati.

Pemkab Boltara menekankan pentingnya penguatan perlindungan mulai dari tingkat desa dan kelurahan. Fokus utama dari rapat koordinasi ini meliputi: Deteksi Dini  Memperkuat sistem pelaporan dan deteksi dini terhadap potensi kekerasan, Penanganan Holistik  Memastikan setiap kasus ditangani secara komprehensif, baik dari sisi hukum, kesehatan, maupun pendampingan sosial, Edukasi Berkelanjutan Memperluas jangkauan edukasi perlindungan anak dan perempuan hingga ke pelosok desa.

Bupati berharap forum ini tidak hanya menjadi seremoni, melainkan mampu melahirkan rekomendasi serta langkah konkret yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Boltara.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, yang mencerminkan kolaborasi lintas sektor yang kuat, di antaranya: Unsur Forkopimda, Perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres Boltara, dan Kodim 1303/BMU, Pengadilan Agama Boroko, Kaban Kemenag, pimpinan OPD, dan Direktur RS Pratama Bintauna, Kepala KUA se-Kabupaten Boltara serta seluruh camat.

Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Boltara optimistis sistem perlindungan terhadap perempuan dan anak di daerah dapat terwujud dengan lebih tangguh dan responsif.

Berita Terkait

Hadir di PENAS,Bupati Boltara Dukung Arahan Pangan Presiden Prabowo
Hadiri PENAS XVII, Bupati Boltara Siap Perkuat Sektor Pertanian
Respon Kilat Tim URC, Polres Boltara Amankan Pemicu Keributan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Pemkab dan Polres Boltara Gelar Olahraga Bersama
Buka Turnamen U12, Bupati Boltara Dorong Regenerasi Atlet
Raih WTP, Pemkab Boltara Serahkan Ranperda APBD 2025
Sinergi Pemkab dan BAZNAS: Bantu Warga Desa Ollot Miliki Rumah Layak
Sekda Boltara: Masa Pensiun adalah Awal Pengabdian Baru

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:44

Hadir di PENAS,Bupati Boltara Dukung Arahan Pangan Presiden Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 - 15:08

Bupati Sirajudin: Sinergi Kunci Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:11

Hadiri PENAS XVII, Bupati Boltara Siap Perkuat Sektor Pertanian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:44

Respon Kilat Tim URC, Polres Boltara Amankan Pemicu Keributan

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:03

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Pemkab dan Polres Boltara Gelar Olahraga Bersama

Berita Terbaru

Uncategorized

Hadiri PENAS XVII, Bupati Boltara Siap Perkuat Sektor Pertanian

Sabtu, 20 Jun 2026 - 16:11

Uncategorized

Respon Kilat Tim URC, Polres Boltara Amankan Pemicu Keributan

Sabtu, 20 Jun 2026 - 12:44