RDP Penyerobotan Lahan, DPRD Pohuwato Putuskan Kontrak PT. Lebuni?

banner 468x60

Pohuwato, POJOKberita.id – DPRD Pohuwato melakukan RDP terkait persoalan penyerobotan lahan oleh PT. Lebuni terhadap masyarakat pemilik lahan.

Dari informasi yang diperoleh POJOKberita.id, akar persoalan bermula dari 5 tahun lalu yang dimana pada tahun itu sempat telah terjadi kesepakatan terhadap penggarapan lahan di Kecamatan Popayato yang berada di wilayah Hak Guna Usaha (HGU) untuk Penanaman kelapa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Awalnya kesepakatan pada tanggal 6 juni 2016 sampai tanggal 6 juni 2020. Kami petani yang menjadi penggarap itu dari 250 Ha lahan 100 Ha itu milik perusahaan HGU dan 150 Ha itu menjadi milik petani untuk tanaman jagung akan tetapi dari semenjak itu sampai saat ini malah mereka yang memanfaatkan lahan dalam penanaman jagung tersebut, dengan dalil sudah ada izin dari pertanian dan Pertanahan Kabupaten Pohuwato dan kami tidak di izinkan memanfaatkan lahan tersebut,” ucap salah satu petani saat diwawancarai oleh POJOKberita.id, Rabu, (18/05/22).

Sementara itu, setelah di pertanyaan kepada Kelik Eko Wijayanto selaku Dinas pertanahan saat RDP itu mereka mengaku tidak benar.

“Itu tidak pernah terjadi dan kami belum pernah mengeluarkan izin apapun kepada perusahaan,” tutur Eko.

Di satu sisi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Kamri Alwi juga menambahakan tidak ada izin yang di buat oleh dinas terkait.

“Kami pun dalam ucapan yang sama perusahaan tersebut belum pernah mendaftarkan dan/atau mendapatkan Izin dari kami,” ungkapnya.

Menyikapi hal itu Rizal Pasuma Ketua Komisi II DPRD Pohuwato, menyatakan rasa kekecewaan dan penolakan untuk melakukan perpanjangan kerja sama dengan perusahaan tersebut.

“Saya asli popayato dan saya tau perjanjian yang sempat terjadi waktu itu, terus terang hari ini saya merasa kecewa dengan sikap perusahaan kepada kami seolah-olah mempermainkan kami. Dan melalui RDP ini saya menolak dan tidak akan mau lagi menerima kontrak kerja dengan perusahaan PT. Lebuni ini.” kata Rizal (dengan suara lantang).

Irianti selaku Anggota Dewan kader PPID juga menyampaikan dengan sontak dan lantang terkait persoalan tersebut. Dirinya meminta kasus tersebut segera dicarikan solusi

“Saya tegaskan lagi kepada pertanian dan hukum ini yang menjadi kunci dari solusi dalam membantu masyarakat karena kami di sini siap mengawal kepada siapapun yang berani menyerobot tanah masyarakat,” tegasnya. (Isjan/PB).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60