Diduga Dihapus Dari Penerima Beasiswa, Puluhan Maba Unbita Terancam Putus Kuliah

banner 468x60

Gorontalo, POJOKberita.id – Melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi merupakan mimpi semua orang.

Tetapi melanjutkan pendidikan itu tidak semua orang mampu, salah satu kendalanya karena kurangnya biaya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dengan adanya ini, pemerintah terus melakukan berbagai solusi agar para anak bangsa dapat menggapai cita-citanya.

Salah satu solusi pemerintah yakni KIP Kuliah. KIP kuliah adalah salah satu bantuan dana pendidikan yang dinaungi oleh Kemendikbudristek untuk siswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi namun terhalang akan biaya.

Namun sayang seribu sayang, bantuan ini kadang disalahgunakan dan tidak tepat sasaran.

Seperti halnya yang dialami GM (18) dan ST (18), mereka mengaku telah dikeluarkan dari daftar penerima KIP Kuliah di salah satu kampus swasta ternama di Gorontalo.

Dua mahasiswa baru (maba) ini bercerita, sebelumnya mereka telah lulus di jalur beasiswa KIP kuliah akan tetapi nama mereka kini telah tiada.

“Kita sudah urus semua persyaratannya dan alhamdulillah nama kita berdua lulus terverifikasi. Tetapi selang beberapa bulan setelahnya, ada pemberitahuan yang dimana nama kami sudah bukan lagi di jalur KIP tetapi sudah di yayasan,” ucap ST.

Dengan adanya ini, ST dan GM merasa kecewa karena kata mereka sebelumnya saat sosialisasi dari pihak kampus Universitas Bina Taruna (Unbita) mengatakan 100 pendaftar pertama pasti akan menjadi penerima beasiswa KIP Kuliah.

“Kita sudah termasuk dari 100 pendaftar pertama dan juga sudah memenuhi syarat penerima KIP kuliah (sudah terverifikasi) tetapi kok lulusnya di beasiswa yayasan yang dimana yayasan juga itu bayar, jika begini kami terpaksa putus kuliah ikut kata orang tua karena kurangnya biaya,” lanjut ST.

ST mengaku ada 70 orang lebih yang bernasib sama seperti mereka berdua.

Sementara itu, GM mengatakan, sebelumnya mereka telah mengkonfirmasi di pihak kampus terkait hal ini dan pihak kampus akan berupaya mencari kuota tambahan untuk mereka.

“Tetapi nyatanya kuota tambahan itu telah terisi oleh beberapa nama,” ungkap GM

Tidak hanya itu, dari pihak kampus juga kata GM mengatakan, jika ingin ada nama mereka di penerima KIP kuliah dipersilahkan lewat Komisi 10 DPR RI “Itupun jika ada orang dalam,” beber GM (YvG)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60