BUDAYAGORONTALO

Pemuda Desa Buti PBTM Serta Masyarakat Menggelar Moment Peringatan Maulid Nabi SAW Dengan Pawai Obor

Pojokberita.ID, Kabupaten Boalemo – Pemuda Desa Buti berkolaborasi dengan Pengurus Badan Takmirul Mesjid( PBTM ) dan masyarakat menggelar peringatan Maulid Nabi SAW 1443 H Tahun 2021,kegiatan umat islam dilaksanakan dimesjid Al ikhlas Desa Buti. Seperti biasanya, kegiatan ini dirayakan dengan Adat dan Tradisi seperti.Dikili( Dzikir ) serta walima, meskipun ditengah pandemi covid 19 kegiatan yang bernuansa islami tersebut pun nampak terasa khidmat.

Sebelumnya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini yang dirangkaikan dengan pawai obor dimulai ditempat kediaman Ketua Badan Takmirul Mesjid Said Bilaleya Menuju Mesjid Al Ikhlas dan kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Camat Mananggu Hi.Sumantri Kariem S.Pd, Kepala Desa Buti, BPD, Kepala Desa Tabulo,Ketua BPD Bendungan, Ba’ate Kecamatan Mananggu serta masyarakat dan pemuda didesa itu.Senin,01/11/21

Dikegiatan peringatan maulid nabi SAW yang dirangkaikan dengan pawai obor itu, dikesempatan tersebut Camat Mananggu Hi.Sumantri Kariem dalam sambutannya. ” Awal dari saya berdirinya dimesjid( Red Al ikhlas ) ini tentunya proses dari tatanan gelar Adat Molo’opu. Dan alhamdulillah, saya dari proses molo’opu sampai dengan malam ini dan tentunya juga harus dilalui( Red Prosesi Adat ) dalam menjalankan tugas kepemerintahan.Jelas Hi.Sumantri Kariem S.pd

Dikegiatan yang sama pula Ketua Badan Takmirul Mesjid Al-Ikhlas Said Bilaleya saat diwawancarai oleh awak media mengatakan. ” Ini merupakan kontribusi yang sangat luar biasa, yang pertama dukungan dari Pemerintah Desa Buti masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama,sukses melaksanakan kegiatan ini yang bernuansa islami ini.Terang Said Bilaleya

Ditempat yang sama pada peringatan Moment Maulid Nabi SAW Kepala Desa Buti Jhodi Talib saat diwawancarai oleh awak media menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut digagas oleh PBTM Al ikhlas, Masyarakat serta Pemuda Desa Buti Tersebut. Menurutnya, kegiatan itu sempat ditunda mengingat bertepatan dengan gelar prosesi Adat Molo’opu Camat Mananggu Hi.Sumantri Kariem S.Pd dan penundaan berdasarkan hasil kesepakatan bersama, sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan kembali pada malam hari ini.

” Memang kegiatan ini masyarakat dan pemuda yang berperan disini, sempat kemarin ditunda dulu karena masih menunggu pelantikan camat dulu kase selesai Prosesi Adat Molo’opu, dan baru itu juga atas kesepakatan masyarakat dan alhamdulillah kegiatan bisa ditentukan malam ini juga sehingga terlaksana terlaksana.Tutur Kades Buti Jhodi Talib atau sapaan akrab ka jho.

Masih lanjut kata Kades Buti yang dikenal ramah itu. “Jadi Pemerintah ini hanya menindak lanjuti apa yang menjadi keinginan masyarakat karena ini berhubung ada Camat Baru, dan memang ini tiap tahun ada gelaran maulid nabi itu selalu mengundang camat maka tradisi itu dibudayakan terus sampai pada hari ini.

Terakhir kata Jhodi Talib. ” Harapannya ini bukan hanya bukan seremoni,saya berharap esensi kegiatan ini dari maulid itu memperingati sosok yang memang selama ini menjadi idola kita semua dengan meniru ahlak beliau, karena Rasulullah SAW itu adalah tokoh pemersatu didunia ini.

” Jadi teladannya adalah bagaimana dimoment ini kita mampu berfikir untuk melahirkan konsep persatuan yang ada didesa buti dan lebih luas lagi dikecamatan Mananggu ini,kita ingin setiap masyarakat diajak untuk bagaimana bisa berfikir bukan cuman tentang dirinya sendiri tapi bagaimana dia bisa berfikir untuk orang lain yang bisa diberi manfaat.Tutup Jhodi Talib

Kali ini perayaanya dilengkapi dengan tambahan tampilan keindahan berupa asesoris penerangan yaitu lampu hias dan rumbai rumbai dari daun pohon kelapa yang dipajang di masing masing rumah warga dari kediaman imam desa sampai melewati mesjid Al Ikhlas Desa Buti.

(Pojok/A ✍✍)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button