BOLMUTDAERAHKESEHATAN

Dinks bolmut Rakor Dan Evaluasi Penanganan Stunting Tingkat Provinsi Sulut Tahun 2021

POJOKberita.ID, BOLMUT — Dinas Kesehata (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Mengikuti Rakor Dan Evaluasi penanganan stanting Tingkat provinsi Sulawesi utara,bertempat di Hotel Luwansa, Manado Rabu (2/6/ 2021).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven O.E. Kandow. Dalam sambutannya Wagub Sulut menyampaikan apresiasi kepada kabupaten Bolmut sebagai kabupaten percontohan dalam penanganan stunting atas capaian dan arah kebijakan yang tepat sehingga dapat menekan angka stunting secara efektif dan efisien.

Pelaksanaan penilaian kinerja tahun 2021 dilakukan terhadap 4 kabupaten lokasi prioritas penurunan stunting di Sulawesi Utara atas hasil kinerja Aksi 5 – 8 tahun 2020. 4 kabupaten lokus tersebut yakni Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,

Dalam kesempatan tersebut Sekda Bolmut memaparkan capaian Aksi 5 s/d 8 Konvergensi Intervensi penurunan stunting di Kabupaten Bolmut Tahun 2020.

INOVASI RAMAS DIKIT DAN AJAIB menjadi bahan yang dikupas oleh tim penilai konvergensi stunting dari 16 inovasi yang ditampilkan oleh kabupaten Bolmong Utara kemarin

Dalam penilaian yang dipaparkan oleh sekda Bolmut DR. Drs ASRIPAN NANI,M.Si pada Capaian konvergensi stunting bolmut yaitu “pada angka 5,02% tahun 2020 yang mana semua instansi terkait berkolaborasi dalam pencegahan stunting tersebut,”Terangnya

Sementara itu kepala dinas kesehatan melalui kepala bidang kesehatan masyarakat ZULKIFLI MASUARA,S.Kep ada 3 inovasi terbaru yang ditampilkan yaitu ” RAMAS DIKIT (Gerakan masyarakat peduli kebersihan lingkungan sekitar) AJAIB (Ayah jaga Ibu) Dinkes bolmut dan BAKSO SEDAP DINSOS Bolmut, untuk 2 inovasi Dinkes bolmut sangat bermanfaat dalam pencegahan stunting keterkaitan dengan keberhasilan penurunan angka stunting tersebut,”jelasnya

Ia juga menambahkan Bagimana peran suami dalam kelangsungan hidup istri selama proses kehamilan dan juga bagaimana keberhasilan lingkungan dalam masa pandemi menjadi tolak ukur pencegahan penyakit menular kepada ibu hamil.

“Terimakasih kepada pak bupati pak wakil bupati pak sekda dan seluruh OPD terkait, seluruh anggota DPRD, pemerintah desa BPD dan masyarakat sehingga persentase stunting di Bolmut menurun,”Tutupnya

(IpouL Pojok)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button